Rabu, 09 Desember 2009

SSD, Media Simpan Masa Depan

Dewasa ini, kemampuan penyimpanan data pada komputer telah jauh melampaui bayangan para ilmuwan 20 tahun yang lalu. Di awal tahun 90an, memori komputer yang besarnya masih dalam hitungan megabyte harganya juga megarupiah (atau bahkan megadollar!) dan harddisk yang besarnya hanya 20mB (!) dikira orang akan berguna seumur hidup. Perkembangan komputer sangat, sangat cepat dan media simpan juga tidak lepas dari penerapan teknologi-teknologi komputasi paling terbaru.

Dalam artikel ini penulis hendak membahas SSD, atau Solid State Drive. Dikutip dari Wikipedia, SSD adalah media simpan yang menggunakan memori solid-state untuk menyimpan data tetap. “Solid-state” sendiri adalah (lagi-lagi dikutip dari Wikipedia) komponen, sistem, atau alat elektronik yang seluruhnya berdasarkan semikonduktor, misalnya transistor, chip mikroprosesor, atau memori gelembung. Solid-state merupakan hal yang biasa dalam elektronika dewasa ini, tapi menjadi tidak biasa ketika diterapkan pada harddisk yang umumnya berbasis motor penggerak + piringan magnetik.

Jadi pada intinya: SSD adalah RAM komputer, tapi datanya menetap.
Contoh SSD: USB Drive, dan “harddisk” laptop terutama pada laptop generasi terbaru (2009 ke atas).

SSD memiliki beberapa kelebihan dibanding harddisk cakram, misalnya:
- dalam SSD tidak ada bagian bergerak semisal motor, cakram atau kepala baca, jadi tidak ada suara dan tidak ada resiko kegagalan bagian bergerak.
- pendeknya jangka waktu antara “mulai dinyalakan” sampai “dapat digunakan”, karena SSD tidak perlu men-starter motor yang menggerakkan kepala baca.
- selain lebih cepat membaca data, juga kecepatan baca data lebih stabil. tidak perlu menyesuaikan posisi kepala baca untuk data yang bagian-bagiannya terpencar-pencar di seluruh media.
- bandel: jauh lebih tahan bekerja dalam kondisi-kondisi ekstrem semisal suhu tinggi, getaran, goncangan, bahkan benturan (dalam batasan tertentu).
- ukurannya lebih kecil daripada harddisk.
- dan lain-lain.

kekurangannya juga ada:
- MAHAL: ketika tulisan ini dinaikkan ke web (Februari 2009), perbandingan gigabyte-per-rupiah untuk SSD masih rendah dibandingkan harddisk.
- kurangnya kapasitas: harddisk sudah melewati angka 1 Terabyte, sedangkan SSD sebesar itu belum ada di pasaran untuk saat ini.
- terbatasnya daur bacatulis: sel penyimpanan data dalam sebuah SSD bisa aus kalau terus menerus dipakai, walaupun jarak antara mulai digunakan sampai aus umumnya sangat panjang.
- dan lain-lain.

SSD mulai lazim dipakai pada laptop, misalnya pada proyek “One Laptop Per Child” yang ditujukan untuk pendidikan anak-anak di negara berkembang. Penerapan SSD pada laptop OLPC sangat tepat, karena umumnya anak-anak yang akan menggunakan laptop OLPC hidup di wilayah yang keadaannya lebih sulit dibanding negara-negara maju.

Laptop EEE (yang bentuknya seperti laptop mainan itu) juga menggunakan SSD, untuk mengurangi ruangan yang dipakai.

Penulis sendiri yakin bahwa dalam beberapa tahun ke depan, semua media simpan akan berupa SSD. Ini terutama karena pengalaman penulis sendiri yang sering mengalami kegagalan cakram harddisk, yang berakibat “bad sector” ;-D. (Harddisk 640gb tewas mengenaskan karena kegagalan motor yang mengakibatkan cakram tergores oleh kepala baca, lol)

'Pasukan' Terbaru AMD Siap Gempur Intel


Jakarta - Untuk tahun-tahun kedepan, AMD telah menyiapkan 'pasukan-pasukannya' untuk kalahkan Intel. Apa saja produk-produk andalan AMD di tahun depan tersebut?

dari pcworld, Kamis (12/11/2009) AMD katakan jajaran chip mereka yang siap menyambangi pasar, di akhir tahun ini hingga 2011.

Jajaran produk baru tersebut dimulai dengan kedatangan chip grafis papan atas bernama Hemlock, yang sudah akan menyambangi pasar mulai Minggu depan dengan harga sekitar US $400-500. "Hemlock adalah chip grafis berkekuatan 5 teraflops," ujar Rick Bergman selaku Senior VP dan GM Produk AMD.

Bergman juga menjelaskan bahwa 4 buah prosesor PC terbaru juga akan datang pada tengah tahun pertama 2010. Mereka adalah: quad-core notebook chip yang bakal mendukung baterai notebook hingga 7 jam. Selain itu masih ada chip 7-core bagi desktop kelas atas, dengan teknologi multi-display bagi kalangan gamer, AMD Eyefinity.

AMD juga mendiskripsikan rencananya untuk membawa chip Fusion baru mereka bagi desktop dan laptop di 2011, dengan produk bernama Llano.

Fusion sendiri adalah teknologi yang telah diperkenalkan AMD beberapa waktu lalu. Teknologi ini akan mengkombinasikan chip grafis dan CPU dalam sebuah silikon yang sama. AMD mengklaim hal ini dapat menghasilkan performa yang lebih cepat, serta tenaga yang lebih hemat.

Kita tunggu saja, apakah 'pasukan-pasukan' AMD tersebut dapat menandingi kedigdayaan Intel? ( fw / eno )

AMD Siapkan Radeon HD 5950 di Q1 2010


Jakarta - Dua minggu setelah peluncuran kartu grafis tercepat di bumi, yakni Radeon HD 5970 2GB, AMD disebut-sebut bakal meluncurkan seri selanjutnya di Q1 2010. Hal ini tentu saja untuk menandingi sang kubu hijau NVIDIA yang telah menawarkan kemampuan DirectX 11 di beberapa lini mereka.

Techpowerup, Selasa (1/12/2009), kartu grafis yang bakal segera dikeluarkan AMD selanjutnya adalah Radeon HD 5950. Grafis tersebut diproduksi untuk menjembatani gap antara Radeon HD 5870 dan Radeon HD 5970.

Radeon HD 5950 bakal didesain dengan metodologi sama seperti Radeon HD 5970. Persis seperti 'kakaknya', ia juga akan menggunakan 2 buah AMD Cypress GPU dengan konfigurasi sama persis seperti Radeon HD 5850. Selain itu HD 5950 dilengkapi 1440 stream prosesor per GPU, 72 TMUs serta 32 ROPs, dan memori interface 256-bit wide GDDR5 dengan kemungkinan total memori 2GB per GPU.

Sama seperti dual-GPU HD 5970 yang menggunakan kecepatan clock rendah, Radeon HD 5950 diperkirakan memiliki clock antara 650-675 MHz, serta memori 900-1000 MHz.

Intel Core i9 "Gulftown"


Intel bakal merilis prosesor terbaru bertajuk Core i5 sekitar bulan September 2009. Tapi, gossip kalau intel bakal ngerilis prosesor lain sudah mulai berkembang.

Salah satunya adalah Gulftown yang dikabarkan akan muncul dengan nama Core i9. Prosesor ini secara fisik akan memiliki 6 otak (core), namun secara sistem akan dikenali memiliki 12 otak (logical core).

Ya, prosesor dengan 6 core ini memiliki dukungan Hyper-threading di masing-masing inti. Sehingga prosesor ini sanggup menangani 12 thread sekaligus.

Prosesor ini akan dapat digunakan pada mainboard berbasis Intel X58. Ini tak lain merupakan mainboard pasangan Core i7. Jika itu benar, Core i9 akan menjadi 'pilihan logis' bagi pengguna Core i7 yang ingin meng-upgrade jeroannya.

Belum ada pernyataan resmi dari Intel mengenai 'mainan' terbaru mereka tersebut. Namun, dari segelintir kabar yang beredar, prosesor Core i9 disebut-sebut akan dirilis pada awal tahun 2010.

Gaya penamaan prosesor Intel pun agaknya memang akan berubah. Jajaran Core 2 Duo (Dual Core) dan Core 2 Quad (Quad Core) disebut akan berubah pula menjadi keluarga Core i3.[/quote]

Anti Virus Terbaik akhir 2009 versi AV-comparatives

Antivirus test

Menindaklanjuti test antivirus sebelumnya ( Test Antivirus tahap ketiga 2009), AV-comparatives di penghujung tahun 2009 ini mengeluarkan hasil test terbarunya. Kali ini merupakan Proactive/ Retrospective Test, yang merupakan test terakhir di tahun 2009. Test ini melengkapi test sebelumnya.

Apa itu Proactive test dan bagaimana hasil test Antivirusnya ?

Secara singkat, Proactive / Retrospective Test merupakan test terhadap virus (malware) baru yang belum dikenal (belum terdapat dalam database).

Test kali ini menggunakan Antivirus dan versi yang sama dengan test sebelumnya, dan semua produk antivirus di update pada tanggal 10 Agustus 2009. Sedangkan Malware (virus) yang digunakan diambil dari virus baru yang muncul diantara tanggal 11 sampai 17 Agustus 2009 dengan Jumlah total sebanyak 23.237 malware (worm, backdoor,trojan dan virus).

Inilah keunikan Proactive test, dimana antivirus digunakan untuk mengetes antivirus baru yang belum terdapat dalam daftar databasenya. Sehingga Antivirus biasanya menggunakan deteksi yang lebih dalam terhadap tingkah laku file/virus tersebut. Dan memang wajar jika hasilnya cukup banyak yang tidak terdeteksi.

Antivirus dan versinya yang disertakan dalam test ini adalah :

* Avast! Professional Edition 4.8.1384
* AVG Anti-Virus 8.5.406
* Avira Antivir Premium 9.0.0.446
* BitDefender Anti-Virus 13.0.13.254
* eScan Anti-Virus 10.0.997.491
* ESET NOD32 Antivirus 4.0.437.0
* F-Secure Anti-Virus 10.00.246
* G DATA Antivirus 20.0.4.9
* Kaspersky Anti-Virus 9.0.0.463
* Kingsoft Antivirus 2009.08.05.06
* McAfee VirusScan Plus 13.11.02
* Microsoft Live OneCare 2.5.2900.28
* Norman Antivirus & Anti-Spyware 7.10.02
* Sophos Anti-Virus 7.6.10
* Symantec Norton Anti-Virus 17.0.0.136
* Trustport Antivirus 2.8.0.3017

HASIL TEST

Sedikit berbeda dengan test sebelumnya, kali ini antivirus yang paling banyak mendeteksi adalah Avira, baru kemudian G-DATA. Selengkapnya bisa dilihat sebagai berikut :

av-comparatives-2009


74% Avira
66% G DATA
64% Kaspersky
60% ESET NOD32
56% F-Secure, Microsoft
53% Avast, BitDefender, eScan
49% AVG, Trustport
47% McAfee
36% Symantec
34% Sophos
32% Norman, Kingsoft

Meskipun begitu, AV-comparatives dalam memberikan rangking juga menggunakan banyaknya kesalahan mendeteksi file yang bukan virus. Nilai ini diambil dari hasil test sebelumnya. Menggunakan dua kriteria tersebut, maka Rangking yang diberikan Av-comparatives adalah sebagai berikut :

av-comparatives-rating-2009

Tanda bintang menunjukkan bahwa antivirus tersebut mempunyai rangking dibawah karena nilai kesalahan mendeteksi yang relatif tinggi dibanding yang lain.

av-comparatives-2009

Anti Virus Terbaik akhir 2009

Antivirus test

Menindaklanjuti test antivirus sebelumnya ( Test Antivirus tahap ketiga 2009), AV-comparatives di penghujung tahun 2009 ini mengeluarkan hasil test terbarunya. Kali ini merupakan Proactive/ Retrospective Test, yang merupakan test terakhir di tahun 2009. Test ini melengkapi test sebelumnya.

Apa itu Proactive test dan bagaimana hasil test Antivirusnya ?

Secara singkat, Proactive / Retrospective Test merupakan test terhadap virus (malware) baru yang belum dikenal (belum terdapat dalam database).

Test kali ini menggunakan Antivirus dan versi yang sama dengan test sebelumnya, dan semua produk antivirus di update pada tanggal 10 Agustus 2009. Sedangkan Malware (virus) yang digunakan diambil dari virus baru yang muncul diantara tanggal 11 sampai 17 Agustus 2009 dengan Jumlah total sebanyak 23.237 malware (worm, backdoor,trojan dan virus).

Inilah keunikan Proactive test, dimana antivirus digunakan untuk mengetes antivirus baru yang belum terdapat dalam daftar databasenya. Sehingga Antivirus biasanya menggunakan deteksi yang lebih dalam terhadap tingkah laku file/virus tersebut. Dan memang wajar jika hasilnya cukup banyak yang tidak terdeteksi.

Antivirus dan versinya yang disertakan dalam test ini adalah :

* Avast! Professional Edition 4.8.1384
* AVG Anti-Virus 8.5.406
* Avira Antivir Premium 9.0.0.446
* BitDefender Anti-Virus 13.0.13.254
* eScan Anti-Virus 10.0.997.491
* ESET NOD32 Antivirus 4.0.437.0
* F-Secure Anti-Virus 10.00.246
* G DATA Antivirus 20.0.4.9
* Kaspersky Anti-Virus 9.0.0.463
* Kingsoft Antivirus 2009.08.05.06
* McAfee VirusScan Plus 13.11.02
* Microsoft Live OneCare 2.5.2900.28
* Norman Antivirus & Anti-Spyware 7.10.02
* Sophos Anti-Virus 7.6.10
* Symantec Norton Anti-Virus 17.0.0.136
* Trustport Antivirus 2.8.0.3017

HASIL TEST

Sedikit berbeda dengan test sebelumnya, kali ini antivirus yang paling banyak mendeteksi adalah Avira, baru kemudian G-DATA. Selengkapnya bisa dilihat sebagai berikut :

av-comparatives-2009


74% Avira
66% G DATA
64% Kaspersky
60% ESET NOD32
56% F-Secure, Microsoft
53% Avast, BitDefender, eScan
49% AVG, Trustport
47% McAfee
36% Symantec
34% Sophos
32% Norman, Kingsoft

Meskipun begitu, AV-comparatives dalam memberikan rangking juga menggunakan banyaknya kesalahan mendeteksi file yang bukan virus. Nilai ini diambil dari hasil test sebelumnya. Menggunakan dua kriteria tersebut, maka Rangking yang diberikan Av-comparatives adalah sebagai berikut :

av-comparatives-rating-2009

Tanda bintang menunjukkan bahwa antivirus tersebut mempunyai rangking dibawah karena nilai kesalahan mendeteksi yang relatif tinggi dibanding yang lain.

av-comparatives-2009